Jumat, 16 September 2011

Software Baca-Tulis Not Balok - MuseScore



Software untuk membaca dan menulis notasi musik.

Pada awalnya saya mengalami kesulitan dalam membaca notasi musik yang berupa not balok. Ya sudah saya searching saja di Google. Tembus ke Wikipedia lantas nemu software ini. Namanya MuseScore. MuseScore merupakan salah satu scorewriter (software penulis notasi musik) gratis.
Tampilan Muka MuseScore

MuseScore adalah software gratisan yang bisa didownload di situsnya www.musescore.org. MuseScore dapat digunakan untuk menulis not balok (partitur nada), memainkannya dan bisa dicetak untuk keperluan pertunjukan seni musik atau yang lainnya. Dengan tampilan WYSIWYG (What You See Is What You Get) yang menampilkan partitur dalam simbol-simbol yang sesungguhnya. MuseScore memakai ekstensi mscx dan mscz untuk format file score (notasi balok) standarnya. Score dapat dimainkan mengunakan MuseScore langsung dan juga bisa diubah dalam format MIDI, WAV dan OGG. Bila ingin mencetak score, maka bisa pula diubah dalam bentuk pdf, png, svg. Selain itu juga sanggup membaca file score dalam bentuk xml, mxl, md, ove dan lain-lain. MuseScore dapat digunakan dalam sistem operasi Windows, Mac, dan Linux.
MuseScore daipakai untuk menulis notasi musik yang berupa not balok seperti yang berlaku universal.
Cara menulis score cukup mudah. Anda bisa melakukannya dengan 2 cara. Pertama dengan menggunakan tombol huruf pada keyboard (C, D, E, F, G, A, B). Kedua dengan mengeklik pada paranada. Not yang bisa dituliskan mulai not 16 ketukan sampai not 1/16 ketukan.

Anda bisa mengedit score sama persis seperti notasi aslinya.

Dalam pengeditan, anda juga bisa memainkan (playback) notasi musik yang anda tulis dengan menekan tombol playback. Mungkin anda ingin sekedar mengecek apakan notasi yang anda tulis sudah sesuai dengan yang dimaksud. Anda juga bisa mengubah setelan mixer dan synthesizer untuk playback sehingga output suara yang diperdengarkan akan lebih sesuai selera.
Instrumen-instrumen yang tersedia lebih dari 100 instrumen meliputi jenis piano, woodwind, brass, perkusi (bernada maupun tidak), gitar, string, vokal dan lain-lain. Setiap instrumen juga bisa diatur mixingnya secara individual. Menarik bukan?

Anda pun bisa menambahkan lirik, judul, song part, dinamika dan lain-lain kedalam notasi musik yang sudah anda tulis.
Mungkin anda sering mendengar software Guitar Pro. Nah, Musescore mirip-mirip sedikit dengan Guitar Pro. Bedanya kalau Guitar Pro baiknya digunakan untuk instrumen-instrumen band (drum, 4-7 string guitar) sedangkan Musescore lebih baik digunakan untuk instrumen nonband (4 string ensemble, orkestra, brass, dll.).
Kelemahan Musescore adalah belum bisa membunyikan crescendo (fade in) dan diminuendo (fade out) dengan tepat. Juga beberapa kekurangan lainnya bisa dicek di situs www.musescore.org.

4 komentar:

  1. makasi atas info yang telah diberikan.hal ini sangat berguna sebagai penunjak saya sebagai tenaga pendidik guru SBK

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. ooo... bisa banget...
      tapi masih bagusan guitar pro gan, percaya deh

      Hapus

Apabila anda temukan segala bentuk kesalahan atau kekurangan di dalam blog ini silahkan beritahu saya dan ikut mengembangkan blog ini. Bisa kirim pesan via email di zamlahani@gmail.com atau lewat komentar di dalam postingan blog. Terima kasih. ^_^

Kirimi Post via Email